Tips Membeli Mobil Retro Untuk Pemula
Langkah Awal :
- Tentukan tujuan membeli mobil Retro berdasarkan style anda dan jenis penggunaannya, misalkan hanya untuk hobi atau digunakan juga untuk ke keperluan sehari-hari, ke kantor, dll.
- Kalkulasi seberapa besar kemampuan keuangan anda untuk membeli mobil yang anda inginkan
- Jika sudah menentukan type/model dan merek, cari informasi sebanyak-banyaknya tentang mobil tersebut termasuk harga jual kembali, performa, layanan purna jual ketersediaan komponennya.
Bodi
- Lakukan pengecekan pada siang hari.
- Perhatian tebal dempul yang menutupi bodi. dengan cara mendengarkan perbedaan bunyi pada saat bodi di ketuk dengan tangan.
- Jangan lupa mengecek chassis/rangka, apakah masih utuh, tidak bengkok dan tidak keropos.
- Cek gap/celah antara panel body, harus dalam kondisi rata. dan konstan. Jika tidak berarti mobil tersebut pernah tabrakan.
- Buka juga ruang mesin untuk melihat tulang-tulang besi di ruang mesin, hingga kesudut-sudut sempit di bawah/sekitar radiator dan di sekitar lampu. Jika sudah tidak lurus, tidak mulus atau ada kleman/klingan yang tidak rapi, berarti mobil tersebut pernah tabrakan
.
Kelengkapan surat-surat
.
Transmisi
Kopling
- Dalam keadaan mesin mati : tekan pedal kopling, tekanan harus terasa ringan dan lancar.
- Dalam keadaan mesin hidup : pada saat pedal kopling ditekan, tidak boleh ada bunyi abnormal. Test apakah kopling masih bekerja dengan baik atau ada gejala slip.
.
Sparepart
.
Kondisi Mesin & Perlengkapannya
- Nyalakan mesin sekitar lima menit, kemudian matikan. Rogoh knalpot dengan jari dan pastikan jelaga yang menempel di jari Anda dalam keadaan kering. Jika jelaga terasa basah, berarti ada masalah dengan kondisi mesinnya.
- Buka tutup lubang pengisian oli dan longok bagian dalamnya utk melihat kondisi metal mesin. Jika mesin masih baik, metalnya berwarna putih/kuning bening. Jika warna metal sudah coklat apalagi hitam berarti maintenance atau penggantian olinya kurang bagus.
- Cabut dipstick oli untuk melihat kondisi olinya, apakah oli mesin sudah hitam, kental atau memang sengaja dikentalkan.
- Lampu indikator tekanan oli harus segera mati jika mesin dihidupkan.
- Periksa apakah ada tanda bekas kebocoran oli atau air terutama pada seal-seal karet di semua bagian mesin.
- Jangan ragu untuk testdrive dan memacu mesin sampai batas redline, untuk mengetahui kekuatan dan kehalusan dan mesin.
- Lakukan Test drive pada kondisi panas terik di siang hari dan kondisi jalan yang macet, untuk memastikan temperatur mesin tetap normal dan dapat idle/stationer dgn stabil. Dengan cara ini juga dapat mengetahui kondisi Air Conditioning (AC).
- Buka rumah filter udara untuk melihat kondisinya, jika sangat kotor, berarti pemilik kurang memperhatikan perawatan mobilnya.
- Check kebersihan fluida/cairan seperti air radiator, minyak rem, minyak power steering. Jika dalam kondisi bersih, berarti mobil dalam kondisi terawat.
- Cek Freon AC dengan melongok pada lubang kaca di filter dryer AC, jika ada berbuih ketika AC nyala, berarti ada kebocoran pada saluran freon AC sehingga freon berkurang.
Rem
Lakukan sambil test jalan, pada saat pengereman harus mantap, lurus, tidak membelok ke kanan atau ke kiri, tidak blong dan tidak perlu dikocok.Velg & Ban
Suspensi
Goyangkan ke empat bagian sisi kendaraan, tidak boleh ada bunyi-bunyi yang abnormal. Waspadai kendaraan yang cenderung mengayun atau tidak mengayun sama sekali
.Cat
.
Informasi
Pertimbangan lain :
- Jangan terbawa emosi untuk segera memiliki mobil, kepala harus tetap dingin. Tinggalkan penjual bila harga yang ditawarkan terlalu tinggi, meski mobil bekas impian sudah didepan mata.
- Membeli mobil bekas, berarti juga membeli masalah dari orang lain. Yakinkan anda telah mengetahui sejarah mobil bekas ini termasuk perawatannya. Gali info sebanyak mungkin apakah pernah terbakar, kecelakaan, turun mesin, dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar